Wujudkan Kepedulian, Puteri Anak Remaja Banten Gelar Aksi Edukasi & Charity di Rumah Belajar Lapak Cacing

Wujudkan Kepedulian, Puteri Anak Remaja Banten Gelar Aksi Edukasi & Charity di Rumah Belajar Lapak Cacing

BANTEN — Semangat literasi dan kepedulian sosial kembali digaungkan oleh para pemegang gelar Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia Banten. Bertepatan dengan momen kasih sayang pada Sabtu (14/02), mereka menggelar kunjungan edukasi dan kegiatan amal bertajuk penguatan literasi anak di Rumah Belajar Lapak Cacing.

Bekerja sama dengan Yayasan Unedo Berguru Kasih, kegiatan ini diikuti sekitar 30 anak dari keluarga pengepul dan pemulung. Fokus utamanya adalah memberikan akses edukasi non-formal yang menyenangkan namun berdampak nyata bagi masa depan mereka.

Edukasi Kesehatan: Senyum Sehat Sejak Dini

Membuka rangkaian kegiatan, Rasheesa Maharayya Dewi (Winner Puteri Anak Indonesia Banten 2025) mengajak anak-anak untuk peduli terhadap kesehatan gigi. Melalui sesi interaktif, Rasheesa memperagakan teknik menyikat gigi yang benar serta memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih.

Puteri Anak Remaja Indonesia Banten Gelar Kunjungan Edukasi dan Charity untuk Penguatan Literasi Anak
Puteri Anak Remaja Indonesia Banten Gelar Kunjungan Edukasi dan Charity untuk Penguatan Literasi Anak

“Membangun kebiasaan sehat bukan soal seberapa besar langkahnya, tapi seberapa konsisten kita memulainya. Pengetahuan sederhana ini adalah modal awal untuk tumbuh kembang mereka yang lebih baik,” tutur Rasheesa.

Membuka Jendela Dunia Melalui Bahasa

Tak hanya kesehatan fisik, aspek wawasan global juga menjadi sorotan. Gabrielle Stella Wihartana dan Syahira Carmenita Zahra (Puteri Remaja Indonesia Banten Best Model 2025) hadir membawakan materi dasar bahasa Inggris.

Puteri Anak Remaja Indonesia Banten Gelar Kunjungan Edukasi dan Charity untuk Penguatan Literasi Anak
Puteri Anak Remaja Indonesia Banten Gelar Kunjungan Edukasi dan Charity untuk Penguatan Literasi Anak

Fokus materi terletak pada keberanian memperkenalkan diri dalam bahasa asing. Stella menekankan bahwa bahasa bukan sekadar materi pelajaran, melainkan alat untuk meningkatkan rasa percaya diri.
“Kami ingin anak-anak di sini merasa setara dan berani bermimpi besar. Dengan menguasai dasar bahasa global, mereka selangkah lebih dekat dengan dunia luar,” ujar Stella optimistis.

Sinergi untuk Literasi Berkelanjutan

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Regional Director yaitu Deiby Shinta Anggia, bersama perwakilan yayasan, Ka Ozy, serta dukungan penuh dari tim Anugerah Lima Bintang yang didampingi oleh Ka Maury, Ka Fadli, dan Ka Shafira.

Deiby Shinta Anggia menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar aksi satu hari (one-off event), melainkan komitmen berkelanjutan.
“Ini adalah langkah awal bagi Puteri Anak dan Remaja Banten untuk terus bersinergi dalam membangun literasi edukasi yang merata di wilayah Banten,” tegasnya.

Melalui aksi nyata ini, Puteri Anak Remaja Indonesia Banten membuktikan bahwa kecantikan yang sesungguhnya terpancar melalui advokasi dan kontribusi positif bagi masyarakat.